
SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR – Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) merupakan tahapan krusial dalam proses seleksi nasional masuk perguruan tinggi yang menuntut standar tinggi dalam aspek objektivitas, transparansi, dan integritas.
Dalam konteks ini, Universitas Hasanuddin (Unhas) menempatkan evaluasi berkelanjutan sebagai bagian penting dari upaya peningkatan kualitas penyelenggaraan ujian, terutama merespons berbagai temuan kasus kecurangan yang terjadi pada pelaksanaan sebelumnya di sejumlah pusat UTBK secara nasional.
Sebagai bentuk kesiapan tersebut, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unhas, Prof. drg. Muhammad Ruslin, M.Kes., Ph.D., Sp.BM(K), melakukan monitoring pra-UTBK di seluruh lokasi ujian. Unhas menyiapkan 12 lokasi dengan 36 ruangan ujian di Kampus Tamalanrea, serta tiga lokasi dengan delapan ruangan ujian di Kampus Gowa.
Kegiatan monitoring dilaksanakan secara bertahap selama dua hari. Pada hari pertama (13/04) peninjauan difokuskan di Kampus Tamalanrea, sementara pada hari kedua (14/04) dilanjutkan di Kampus Gowa. Peninjauan ini mencakup evaluasi kondisi ruangan, kelayakan perangkat komputer, stabilitas koneksi jaringan, serta efektivitas sistem keamanan.





