
“Makassar memiliki potensi wastra luar biasa yang tidak kalah dengan daerah lain. Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkuat posisi produk lokal agar bisa bersaing di level nasional bahkan internasional,” ujar Andi Tenri.
Sebagai Ketua Dekranasda Kota Makassar, Melinda Aksa juga menegaskan dukungan terhadap langkah-langkah strategis dalam penguatan industri fashion lokal, melalui program pemberdayaan perajin, pelatihan desain, hingga promosi lintas platform.
Diharapkan keikutsertaan Dekranasda Makassar dalam ajang ini dapat memperluas akses pasar bagi perajin lokal, mendorong pertumbuhan ekosistem industri kreatif, dan mengokohkan Makassar sebagai pusat fashion berbasis wastra di kawasan timur Indonesia.
(*)





