
“Apa yang terjadi beberapa hari lalu bukanlah cara yang benar. Saatnya, aktivis menyampaikan aspirasi harus dikembalikan ke dalam hikmatnya, sesuai perjuangan mahasiswa,” tambah Appi.
Ia menegaskan, tidak ada pihak luar yang bisa memperbaiki keadaan Makassar selain warga sendiri, termasuk OKP dan mahasiswa. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen yang hadir untuk berpikir bersama menjaga kota tetap aman.
Munafri menekankan, demonstrasi bukan ajang onar apalagi hingga menghilangkan nyawa. Ia mengaku sedih melihat korban jiwa berjatuhan akibat aksi brutal yang tidak bertanggung jawab.
Ia menegaskan, tidak mau lagi ada korban di setiap demonstrasi di Makassar. Sedih rasanya melihat nyawa melayang hanya karena aksi anarkisme.
Karena itu, ia kembali menegaskan tidak pernah melarang aspirasi disuarakan, namun tetap dalam koridor damai sesuai norma yang berlaku.
“Sekali lagi, saya tidak pernah melarang unjuk rasa menyampaikan aspirasi. Tapi salurkanlah dengan aspiratif. Mari kita jaga agar Makassar tidak lagi ternodai dan menjadi tempat yang menelan korban,” tambah politisi Golkar itu.
Munafri mengajak semua pihak, baik pemerintah, aparat keamanan, maupun masyarakat bersatu menjaga Makassar sebagai rumah bersama. Kota ini, lanjutnya, adalah tempat mencari nafkah, membesarkan keluarga, dan menaruh harapan masa depan jutaan orang.





