MakassarNews

Bajau Indo Tawarkan Konsep Wisata Perahu dan Pontoon Modular di Makassar

Uniknya, desain permukaan dibuat bermotif batik dengan kunci pengikat terinspirasi dari Candi Borobudur, serta rangka berbahan aluminium anti karat.

Konsep modular ini fleksibel, bisa dipindahkan dengan mudah, stabil mengikuti pasang surut air, dan aman digunakan.

“Mulai dari dermaga, marina, hingga restoran terapung bisa diwujudkan tanpa harus membangun struktur permanen,” tambahnya.

Dengan konsep wisata dan lingkungan yang terintegrasi, Bajau Indo optimistis solusi pontoon modular dan perahu wisata dapat menjadi daya tarik baru Makassar sekaligus berkontribusi pada pengelolaan sampah laut secara modern.

BACA JUGA  Pemkot Makassar Tambah Kuota Program BPJS Ketenagakerjaan bagi Pekerja Rentan, Kejar Target UCJ

Teknologi pontoon modular ini bahkan sudah diaplikasikan di berbagai lokasi, seperti Kebun Raya Bogor dan Bali, serta dimanfaatkan komunitas lingkungan Pandawara untuk membersihkan sungai.

Kapasitasnya mampu menampung sampah hingga dua ton dengan panjang 6 meter. Taufiqurrahman menyebut, konsep restoran terapung (floating restaurant) berpotensi menjadi daya tarik wisata baru.

“Restoran apung ini menawarkan pengalaman berbeda karena menggabungkan kuliner dengan suasana alam di atas air. Nilai estetiknya tinggi, cocok untuk meningkatkan kunjungan wisatawan lokal maupun mancanegara,” terangnya.

BACA JUGA  Pertama Kali Digelar di Sulsel, Sekda Zulkifly Dukung Penuh Kongres Gamki 2026 di Kota Makassar

Lihat Semua

Previous page 1 2 3Next page

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button