
Ia menekankan bahwa buku tersebut bukan sekadar karya, melainkan bentuk penghormatan dan kebanggaan sebagai putra-putri prajurit TNI-Polri.
“Seragam loreng bukan sekadar pakaian, tetapi simbol pengabdian tulus kepada bangsa dan negara. Buku ini adalah ungkapan kebanggaan kita, penghormatan kepada para ibu yang setia mendampingi prajurit, sekaligus pesan bagi generasi muda agar terus menjaga persatuan dan keutuhan bangsa,” tuturnya.
Aliyah Mustika Ilham juga menegaskan komitmen FKPPI Sulsel di bawah kepemimpinannya untuk terus aktif berkegiatan.
“Semangat kerja FKPPI Sulsel tidak pernah berhenti. Kita akan terus bergerak, berkarya, dan berkontribusi untuk masyarakat,” tambahnya.
Acara peringatan ini turut dihadiri Wakil Ketua Umum FKPPI Toro Sudarmadi, Dewan Pertimbangan FKPPI Ilham Matalatta, Sekretaris FKPPI Sulsel Nawir Rahman, Wakil Bupati Soppeng Selle K.S. Dalle, Kepala Kesbangpol Kota Makassar Fathur Rahim, serta jajaran pengurus dan anggota FKPPI Sulsel.
Mengakhiri sambutannya, Aliyah Mustika Ilham menyampaikan harapan besar bagi FKPPI.
“Dirgahayu FKPPI ke-47. Semoga semangat kebersamaan ini terus terjaga, kita semakin solid, dan mampu menguatkan ketahanan nasional demi membangun negeri yang kita cintai, Republik Indonesia,” tutupnya.





