
SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memastikan kondisi stok pangan di daerah masih dalam kategori aman di tengah potensi dampak konflik Timur Tengah terhadap perdagangan global dan inflasi nasional.
Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyatakan, dalam waktu dekat konflik tersebut belum memberikan dampak signifikan terhadap ketersediaan bahan pokok di Sulsel.
“Kalau saya rasa dalam waktu secepat itu tidak terlalu berdampak lah ya kita. Karena kita ini kan masih ada buffer-buffer stok untuk beberapa bulan ke depan, terutama pangan. Kita ini penghasil pangan, ayam, ikan, telur, termasuk daerah-daerah lumbung,” ujarnya, Selasa (3/2/2026).
Menurut Andi Sudirman, kapasitas produksi pangan lokal menjadi penopang utama dalam menjaga stabilitas harga dan pasokan, meskipun terjadi gejolak global. Sulsel yang dikenal sebagai salah satu daerah lumbung pangan dinilai memiliki ketahanan yang cukup kuat dalam menghadapi tekanan eksternal.
Terkait potensi gangguan distribusi bahan bakar minyak (BBM), ia menegaskan hal tersebut merupakan kewenangan pemerintah pusat.





