
Pemkot Makassar menyesalkan terjadinya insiden tersebut, sebab, kata Zul–sapaan akrabnya–yang tidak hanya berdampak pada stabilitas keamanan, tetapi juga menjadi pukulan berat bagi roda pemerintahan dan perekonomian daerah.
“Keamanan adalah syarat utama dalam menjaga pertumbuhan ekonomi. Pemerintah pusat menargetkan pertumbuhan ekonomi nasional mencapai 8 persen pada 2029–2030,” ungkapnya.
“Di Makassar, tahun lalu kita mencatat pertumbuhan 5,2 persen hingga 5,3 persen, bahkan pada triwulan kedua tahun ini mencapai 5,6 persen. Namun semua itu tidak akan berarti tanpa situasi kota yang aman dan kondusif,” tambahnya.
Sekda Zulkifly menambahkan pemerintah segera berkoordinasi dengan aparat kepolisian dan TNI untuk mengusut tuntas peristiwa pidana tersebut. Presiden RI bahkan langsung memerintahkan sejumlah menteri terkait turun tangan, termasuk Menteri PANRB, Menteri Agama, Menteri Dalam Negeri, hingga Menteri PUPR yang telah meninjau dan menyiapkan bantuan pembangunan kembali fasilitas DPRD yang rusak.
“Ini adalah wujud perhatian pemerintah pusat kepada Kota Makassar. Namun, kami berharap tragedi seperti ini tidak terulang lagi. Pemerintah terus berbenah melalui program-program pencegahan, penguatan keamanan, serta kolaborasi dengan masyarakat demi menjaga ketertiban,” tegasnya.





