
Melalui kegiatan ini, Ia mengatakan TP PKK Kota Makassar berharap agar seluruh kader semakin memahami kewajiban menuntut ilmu, mampu mengamalkannya, serta menjadi penyebar manfaat bagi keluarga dan lingkungan.
Kajian Islam kali ini menghadirkan dua pemateri, yakni Ustadz Musaffir dan Ustadzah Astary Resmayanti. Ustadz Musaffir memulai sesi kajian dengan membahas pentingnya menuntut ilmu dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
“Orang yang memiliki ilmu namun tidak mengamalkannya akan merugi. Sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi manusia lainnya. Ilmu akan bernilai jika diamalkan,” ujarnya.
Ia juga menyinggung banyak ayat dalam Al-Qur’an yang menekankan pentingnya ilmu. Dengan mengamalkan ilmu, seorang muslim akan mendapatkan keteduhan hati, pahala besar, serta petunjuk menuju jalan yang lurus.
“Bukankah kita semua ingin mendapat petunjuk dari Allah SWT dan meraih surga firdaus yang penuh keindahan? Semua itu bisa kita capai jika iman kita disertai dengan amal saleh yang berlandaskan ilmu,” jelasnya.
Setelah itu, giliran Ustadzah Astary Resmayanti yang menyampaikan materi tentang ilmu tajwid. Ia menjelaskan bahwa tajwid sangat penting untuk menjaga kemurnian Al-Qur’an, terutama dalam hal pelafalan.





