
Ia bahkan mengusulkan agar target bakti sosial yang semula 220 pasien ditingkatkan menjadi 418 pasien, selaras dengan usia Kota Makassar tahun ini.
“Akan sangat bermakna bila kegiatan bakti sosial ini menghadirkan jumlah pasien sesuai usia Kota Makassar, yakni 418 pasien. Dengan begitu, kegiatan ini tidak hanya bernuansa ilmiah, tetapi juga memberikan simbol kepedulian sosial yang kuat,” tambahnya.
Kongres IPROSI yang akan berlangsung pada 6–8 November 2025 di Hotel Claro Makassar, dengan puncak acara di Lapangan Karebosi, mengusung tema “Prosthodontics Reimagined, Integrative Approaches for Holistic and Sustainable Patient Care”.
Selain sesi ilmiah, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan bakti sosial serta pemecahan rekor MURI.
Aliyah Mustika Ilham berharap, melalui kehadiran IPROSI, masyarakat Makassar dapat merasakan manfaat langsung, baik dari aspek kesehatan maupun dari reputasi kota sebagai pusat kegiatan nasional.
Hadir mendampingi Wakil Wali Kota Makassar dalam audiensi ini antara lain Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, Nursaidah Sirajuddin, dan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, drg. Ita Isdiana.





