
Munafri menjelaskan, Pemerintah Kota Makassar melalui Dinas Perpustakaan saat ini tengah gencar menggaungkan literasi sehingga peluang kerja sama dengan mahasiswa terbuka lebar. Begitu pula di sektor pendidikan yang saat ini menjadi perhatian besar Pemerintah.
“Kadis Perpustakaan juga gencar menggaungkan literasi, begitu juga di bidang pendidikan. Jadi bisa kita kolaborasikan,” jelasnya.
Terakhir, Ia menekankan bahwa pemerintah selalu membuka ruang kolaborasi dan berharap kegiatan mahasiswa tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi benar-benar memberi manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya generasi muda.
Dalam audiensi tersebut, Ketua Umum Himaprodi, Muhammad Faried, memaparkan rencana pelaksanaan Perayaan Bulan Bahasa yang akan melibatkan siswa Sekolah Luar Biasa (SLB).
Keterlibatan siswa SLB, menurutnya, menjadi wujud bahwa bahasa tidak terbatas pada komunikasi lisan, melainkan dapat diekspresikan dalam berbagai bentuk yang inklusif.
Pengurus Himaprodi pun meyamapaikan komitmen dalam menghadirkan program kerja yang bisa disinergikan langsung dengan Pemkot Makassar.
“Selain perayaan bulan bahasa, teman teman akan mensinergikan program dengan pemerintah kota Makassar,” pungkas Faried.





