
SOLUSIMEDIA.ID-MAKASSAR,Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN) Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) terus menggenjot berbagai upaya percepatan penurunan angka stunting melalui program GENTING.
Pemerintah Pusat telah meluncurkan program penanganan stunting melalui program GENTING –Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting sejak tanggal 5 desember 2024.
Secara Nasional target GENTING di canangkan bisa menyasar 1 juta sasaran anak asuh. Sementara di Sulsel di targetkan sekitar 35 ribu sasaran. Dalam memaksimalkan upaya pencapaian penanganan stunting tersebut , Kemendukbangga/BKKBN) Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) memperkuat sinergi dengan para mitra BKKBN .
Dalam perbincangan yang di gelar solusimedia.id, Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Sulsel, Shodiqin, S.H., M.M, bersama Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar, Drs. A. Irwan Bangsawan, M.Si. memaparkan sejumlah program penanganan stunting di wilayah Sulawesi Selatan yang tercatat masih relatif tinggi yankni sekitar 23,3 persen , diatas rata rata nasional yang berada di angka 19,8 persen .
Kepala Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan Sulsel, Shodiqin, menjelaskan bahwa program GENTING lahir sebagai respons terhadap masih tingginya prevalensi stunting, khususnya di kalangan balita dari keluarga yang kurang mampu.
”GENTING adalah wujud komitmen bersama untuk mempercepat penurunan stunting di Indonesia. Ini bukan hanya tugas pemerintah, tapi tanggung jawab kolektif,” tegas Shodiqin.
Di satu sisi , Kepala BKKBN Provinsi Sulsel, Shodiqin juga mengapresiasi inisiatif dan upaya yang dilakukan dilingkup Kota Makassar yang bisa mencapai 109 persen dari 2800 sasaran GENTING.
Seperti di sampaikan Kepala DPPKB Kota Makassar, Andi Irwan Bangsawan, pihaknya mendukung penuh percepatan penurunan stunting dengan terus membangun kolaborasi yang kuat hingga ke tingkat bawah di level kecamatan dan kelurahan
”Pemerintah Kota Makassar siap mengoptimalkan peran kami, dalam memfasilitasi dan memastikan data sasaran keluarga rentan stunting akurat, sehingga bantuan dari program GENTING tepat sasaran. Kolaborasi sinergis ini adalah kunci sukses kita bersama,” tutur Andi Irwan Bangsawan.
Program GENTING ini mengajak seluruh warga mengajak masyarakat yang mampu, Aparatur Sipil Negara (ASN), dan Tokoh Masyarakat untuk berpartisipasi aktif dengan menjadi Orang Tua Asuh bagi anak-anak berisiko stunting. Peran Orang Tua Asuh ini mencakup:
Pemberian dukungan gizi yang memadai.
Penyediaan akses ke layanan kesehatan yang optimal.
Pemberian pendampingan dan edukasi pola asuh yang benar.
“Program ini menekankan intervensi yang menyasar langsung ke inti permasalahan, yakni keluarga rentan, untuk memastikan pertumbuhan dan perkembangan anak berjalan maksimal,” tutup Shodiqin.(*)





