
SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR – Pemerintah bersama seluruh pemangku kepentingan terus memperkuat komitmen dalam menghadirkan hunian yang layak, terjangkau, dan berkualitas bagi masyarakat Indonesia melalui Program Strategis Nasional “3 Juta Rumah”.
Program ini menjadi langkah nyata dalam mengatasi backlog perumahan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Melalui program tersebut, pemerintah tidak hanya fokus menyediakan rumah subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah, tetapi juga berupaya meningkatkan kualitas rumah tidak layak huni di berbagai daerah.
Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama, mulai dari dukungan Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan, keterlibatan instansi terkait, hingga peran aktif Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) di tingkat daerah.
Di Kota Makassar, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman menyatakan kesiapannya mendukung penuh pelaksanaan program ini.
Dukungan tersebut diwujudkan melalui berbagai inisiatif pembangunan dan perbaikan rumah, serta penguatan koordinasi dengan pemerintah pusat dan swasta dalam rangka memperluas akses masyarakat terhadap hunian yang layak.
Kepala Disperkim Kota Makassar, Mahyuddin, dalam postingan instagram @disperkim_mks pada 5 Oktober 2025, menyampaikan bahwa program ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam menciptakan lingkungan hunian yang aman, sehat, dan berkelanjutan.
Selain meningkatkan kualitas hunian, pelaksanaan Program 3 Juta Rumah juga diharapkan mampu membuka lapangan kerja baru, mengurangi kawasan kumuh, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di berbagai wilayah, termasuk Kota Makassar.
Melalui semangat kolaborasi dan komitmen bersama, pemerintah optimistis program strategis nasional ini dapat menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan pemerataan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat Indonesia.
(*)





