
Ia menambahkan, rekomendasi dari BPK akan ditindaklanjuti dengan penuh tanggung jawab. Pemerintah Kota, kata dia, harus memastikan sistem pengelolaan anggaran daerah maupun aset daerah dapat dimaksimalkan.
“Apapun hasil dari pemeriksaan awal ini, itu menjadi tanggung jawab kami. Yang penting, tindak lanjutnya jelas agar pengelolaan anggaran dan aset di Makassar lebih baik,” jelasnya.
Munafri juga menaruh perhatian khusus pada PDAM Kota Makassar. Ia mendorong perusahaan daerah ini adalah salah satu tulang punggung BUMD yang harus menjadi teladan dalam tata kelola perusahaan yang profesional.
“PDAM harus menjadi contoh. Karena selain sebagai backbone BUMD, PDAM juga menyangkut langsung pelayanan dasar kepada masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala BPK Perwakilan Sulsel, Winner Frengki Olomongan Manahalu, menyampaikan apresiasi atas sikap kooperatif Pemerintah Kota Makassar dan PDAM selama pemeriksaan berlangsung.
Ia menyebut data dan dokumen yang dibutuhkan bisa dipenuhi dengan cepat, meski pemeriksaan berlangsung dalam waktu terbatas.
“Kami sangat berterima kasih karena jajaran Pemkot dan PDAM terbuka dan responsif. Semua dokumen yang kami perlukan disiapkan dengan cepat, sehingga pemeriksaan berjalan lancar,” tuturnya.





