
“Beberapa bentuk implementasinya seperti penataan area branding agar pasar terlihat lebih bersih dan menarik, serta pemasangan media promosi di titik-titik strategis,” tambahnya.
Ia menegaskan bahwa saat ini fokus utama masih pada kolaborasi branding dan promosi. “Namun ke depan kami terbuka untuk mengeksplorasi bentuk kerja sama lain, termasuk dukungan operasional jika relevan dan bermanfaat bagi kedua pihak,” jelasnya.
Sementara itu, Plt. Kabag Usaha & Pembinaan Pedagang Perumda Pasar, Haeril Ahmad, ST, menyampaikan bahwa audiensi ini merupakan upaya memperluas jaringan kemitraan yang dapat memberikan manfaat langsung bagi pedagang dan pengunjung pasar.
“Rencana kerja sama ini diharapkan mendukung kemudahan akses transportasi, mendukung digitalisasi pasar melalui promosi layanan berbasis aplikasi Maxim, serta menghadirkan fasilitas pendukung seperti area promosi dan titik jemput khusus di pasar,” jelas Haeril.
Ia menambahkan, Perumda Pasar Makassar Raya menyambut baik inisiatif Maxim karena sejalan dengan visi perusahaan dalam mewujudkan pasar tradisional yang modern, tertata, dan berdaya saing tinggi.





