
Kehadiran Prabowo di Mesir juga mempertegas posisi Indonesia sebagai negara yang konsisten memperjuangkan kemerdekaan Palestina sesuai amanat konstitusi dan prinsip politik luar negeri bebas aktif.
Dalam beberapa kesempatan, Presiden menegaskan bahwa Indonesia akan terus berdiri bersama rakyat Palestina hingga tercapai perdamaian yang adil dan permanen.
“Konflik ini telah menimbulkan penderitaan kemanusiaan yang sangat panjang. Indonesia ingin menjadi bagian dari solusi, bukan sekadar pengamat,” ujar salah satu pejabat dari Kementerian Luar Negeri yang turut mendampingi Presiden.
Sementara itu, pihak Istana menilai kehadiran Presiden di KTT ini juga berperan strategis dalam memperkuat diplomasi Indonesia di dunia internasional. Melalui forum tersebut, Indonesia dapat berkontribusi dalam memastikan bahwa hasil perjanjian perdamaian tidak hanya simbolik, tetapi benar-benar diimplementasikan di lapangan.
Publik internasional kini menantikan hasil nyata dari kesepakatan damai yang ditandatangani di Sharm El-Sheikh.
Dunia berharap langkah ini akan menjadi titik balik menuju perdamaian abadi di Gaza dan mengakhiri siklus kekerasan yang telah merenggut banyak korban sipil selama bertahun-tahun.





