
SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR – Anggota DPRD Kota Makassar dari Fraksi Partai Golkar, Drs. Arifin Majid, M.M., menggelar reses pertama masa persidangan I tahun sidang 2025/2026.
Kegiatan ini bertujuan menyerap aspirasi masyarakat di wilayah Kecamatan Tamalate dan Mariso, Minggu (12/10/2025).
Reses berlangsung di Kelurahan Balang Baru, Kecamatan Tamalate, dan dihadiri sejumlah tokoh masyarakat serta jajaran pemerintahan, di antaranya Camat Tamalate Muh. Nuralamsyah, pimpinan Partai Golkar Kecamatan Mariso Heri Dg. Emba, tim pemenangan Armada di wilayah Mariso, serta perwakilan masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Arifin Majid yang akrab disapa Armada menjelaskan kegiatan reses merupakan momen penting bagi anggota dewan untuk mendengar langsung persoalan warga, baik terkait fasilitas umum, pelayanan publik, maupun kebutuhan di tingkat kelurahan.
“Kita ingin mendengar langsung keluhan masyarakat terhadap pelayanan pemerintah, mulai dari lurah hingga dinas teknis. Semua aspirasi akan kami catat dan teruskan ke pemerintah kota,” ujar Arifin.
Sebagai anggota Komisi B DPRD Makassar yang membidangi ekonomi dan keuangan, serta duduk di Badan Anggaran, Arifin menegaskan komitmennya untuk memastikan alokasi dana pembangunan di setiap kecamatan tepat sasaran dan berpihak pada masyarakat.
Ia juga menyebut koordinasi antara DPRD dan Pemkot Makassar berjalan baik, karena Wali Kota Makassar juga merupakan Ketua DPD II Partai Golkar.
“Komunikasi dengan Wali Kota sangat lancar, sehingga aspirasi warga akan lebih mudah kami perjuangkan untuk direalisasikan,” tambahnya.
Dalam sesi dialog, beberapa warga menyampaikan keluhan, salah satunya terkait praktik koperasi yang membebani masyarakat dengan pinjaman berbunga tinggi.
“Banyak koperasi datang menawari pinjaman, tapi akhirnya membuat warga terjerat utang,” ujar salah seorang warga Tanjung Merdeka.
Menanggapi hal itu, Arifin menjelaskan bahwa pemerintah telah menggagas Koperasi Merah Putih dengan dana hingga Rp3 miliar per kelurahan sebagai solusi bagi warga agar dapat berusaha tanpa bunga tinggi.
“Jika di wilayah bapak-ibu koperasi ini belum berjalan, saya siap memfasilitasi agar dinas koperasi turun langsung,” tegasnya.
Selain masalah ekonomi, warga juga menyoroti kebutuhan fasilitas umum seperti kursi untuk kegiatan sosial dan tempat sampah yang kerap hilang.
Arifin menanggapi positif dengan menyarankan agar dana kelurahan dimanfaatkan untuk pengadaan sarana publik yang lebih tahan lama.
“Tempat sampah bisa dibuat permanen dari bahan besi agar tidak mudah diambil. Nanti lurah dan RT bisa menentukan titik lokasinya,” ucapnya.
Reses berlangsung penuh keakraban, ditutup dengan dialog interaktif antara warga dan legislator Golkar tersebut.
Arifin Majid menegaskan komitmennya untuk mengawal seluruh aspirasi yang diterima hingga tahap pembahasan di dewan.
“Insya Allah, semua masukan warga akan kami perjuangkan demi kemajuan Tamalate dan Mariso,” pungkasnya.
(*)





