News

Kota di Jepang Putuskan Membatalkan Festival Sakura Akibat Perilaku Turis yang Menyulitkan Warga Setempat

SOLUSIMEDIA.ID, JEPANG — Pemerintah Kota Fujiyoshida, yang terletak di Prefektur Yamanashi dekat Gunung Fuji, mengumumkan pembatalan festival bunga sakura tahunan tahun 2026 setelah menghadapi masalah serius akibat lonjakan wisatawan yang perilakunya dianggap meresahkan kehidupan penduduk setempat.

Keputusan ini diambil oleh otoritas kota karena tantangan yang ditimbulkan oleh jumlah turis yang terus meningkat kini melebihi kapasitas pengelolaan kota.

Menurut laporan resmi, arus pengunjung ke Kota Fujiyoshida selama musim mekarnya sakura di Taman Arakurayama Sengen telah menyebabkan kemacetan lalu lintas yang kronis serta sampah berserakan di berbagai titik.

BACA JUGA  Tugas Perdana, Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham Pamit dan Salim ke Suami

Lebih jauh, beberapa penduduk setempat bahkan melaporkan pengalaman ketika wisatawan masuk tanpa izin dan membuat gangguan serius di lingkungan mereka.

Beberapa perilaku tidak tertib yang ikut memicu keputusan pembatalan acara ini menjadi sorotan publik internasional.

Di antaranya, turis yang “masuk tanpa izin” ke area pribadi warga dan bahkan “buang air besar di taman milik warga”, yang kemudian memicu reaksi keras masyarakat setempat.

Lihat Semua

1 2 3Next page

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button