
“Kami berharap para peserta bisa mengangkat potret-potret unik yang menggambarkan karakter kota, termasuk situs bersejarah, aktivitas budaya, atau ekspresi masyarakat yang menjadi bagian dari wajah Makassar,” tambahnya.
Pendaftaran dibuka mulai 7 hingga 27 November 2025, dan dapat diikuti oleh fotografer profesional maupun amatir tanpa dipungut biaya. Sementara itu, babak final akan dilaksanakan pada 1 Desember 2025.
Menurut Haryanti, lomba ini tidak hanya berorientasi pada kreativitas, tetapi juga berperan dalam memperkaya khazanah kebudayaan daerah.
“Selain menumbuhkan kreativitas, kegiatan ini juga menjadi bentuk dokumentasi visual perjalanan kota yang dapat memperkaya arsip kebudayaan Makassar di masa mendatang,” tutupnya.
(*)





