
Menurut Haeruddin, prosesi pelantikan ini akan menjadi momentum penting bagi JMSI Sulsel untuk mengambil peranan penting dalam kebangkitan media siber di Sulawesi Selatan. Termasuk dalam mendorong pembangunan ekonomi yang mandiri, inklusif dan berkelanjutan.
“Dari tema ini kita aplikasikan juga dalam bentuk dialog ekonomi yang membahas tentang digitalisasi UMKM kesempatan bagi perempuan. Ini menjadi pertanda kesiapan JMSI Sulsel mengambil peranan penting dalam mendorong perekonomian di Sulsel,” tambah Haeruddin.
Menurutnya, media harus memiliki peran strategis dalam memperkuat ekosistem ekonomi lokal. Oleh karena itu, JMSI Sulsel siap menjadi wadah untuk tumbuh bersama.
“Media bukan hanya penyampai informasi, tetapi juga motor penggerak pembangunan. Melalui pemberitaan yang positif dan solutif, kami ingin membantu UMKM, pelaku industri kreatif, serta investor agar lebih percaya terhadap potensi daerah ini,” demikian Haeruddin.
(*)





