
“Ini penting untuk menghilangkan ketergantungan masyarakat terhadap yang namanya pinjaman online,” jelasnya.
“Walaupun menawarkan kemudahan dan daya tarik, tapi banyak masyarakat yang belum memahami risiko serta kurangnya sosialisasi soal bunga dan dampaknya,” tambah Appi.
Menurutnya, pertumbuhan BPR seperti Hasamitra merupakan contoh nyata lembaga keuangan yang mampu berkembang karena pengelolaan yang baik dan terkontrol.
Tidak banyak BPR yang bisa tumbuh seperti ini. Memang dibutuhkan upaya yang luar biasa untuk menjaga kepercayaan masyarakat.
“Jika lembaga keuangan ini terkontrol dengan baik, tidak akan seperti zaman dulu yang banyak tidak lolos pengawasan,” katanya.
Appi juga optimistis BPR Hasamitra akan terus berkembang dan memperluas kontribusinya bagi perekonomian daerah.
Ke depan, Hasamitra tidak akan berhenti sampai di sini. Ia yakin Hasamitra bisa terus maju dan menjadi lebih besar lagi.
“Aset yang kini berada di angka Rp3 triliun bisa dua kali lipat, bahkan tiga kali lipat. Ini menunjukkan bahwa Hasamitra memiliki segmentasi dan potensi yang kuat,” tegasnya.
Di akhir sambutannya, Munafri menyampaikan selamat atas peresmian Kantor Cabang Gemilang Ahmad Yani dan berharap kehadirannya memberi manfaat lebih bagi masyarakat dan dunia perbankan di Kota Makassar.





