
SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR — Pemerintah Kota Makassar bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar melaksanakan High Level Meeting Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Kota Makassar Tahun 2025 pada, Senin 17 November 2025 di Novotel Makassar Grand Shayla.
Kegiatan ini menjadi agenda strategis dalam upaya memperkuat transformasi digital serta mendorong optimalisasi layanan pembayaran dan penerimaan daerah secara elektronik.
Pertemuan tingkat tinggi ini dibuka oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dan dihadiri oleh perwakilan dari berbagai instansi pusat dan daerah yang berperan dalam penguatan ekosistem digital.
Hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian selaku Kepala Sekretariat Satgas P2DD, perwakilan Kementerian Dalam Negeri, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, serta Pimpinan Cabang Utama Bank Sulselbar.
Melalui pelaksanaan High Level Meeting TP2DD ini, Pemerintah Kota Makassar menegaskan komitmennya untuk memperluas implementasi transaksi digital di berbagai lini pelayanan publik.
Fokus utama diarahkan pada peningkatan efisiensi sistem pembayaran daerah, percepatan digitalisasi pajak dan retribusi, serta penguatan infrastruktur pendukung yang terintegrasi.
Selain memperkuat koordinasi antarinstansi, kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi terhadap progres digitalisasi yang telah berlangsung sepanjang tahun.
Pemerintah Kota Makassar bersama para pemangku kepentingan berupaya memastikan bahwa inovasi yang dijalankan dapat diakses secara luas oleh masyarakat dan memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan kualitas layanan publik.
Bapenda Kota Makassar turut mendorong pemanfaatan aplikasi PAKINTA sebagai platform digital resmi untuk pembayaran dan pelaporan pajak daerah, guna mendukung percepatan digitalisasi layanan keuangan pemerintah daerah.
Pelaksanaan High Level Meeting TP2DD Kota Makassar 2025 menjadi langkah konkret pemerintah dalam memperkuat tata kelola keuangan daerah berbasis digital, sekaligus mendukung visi Makassar sebagai kota modern yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
(*)





