
“Kita semua berada di sini dengan satu tujuan, yaitu menciptakan kembali kedamaian di tengah-tengah kota kita yang tercinta,” tuturnya.
“Saya, atas nama Pemerintah Kota Makassar, menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas konflik yang telah beberapa kali terjadi,” sambung Munafri.
Ia menegaskan, konflik tersebut tidak hanya mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan kerusakan material yang cukup besar, tetapi juga merusak tatanan sosial serta nilai kekeluargaan yang selama ini dibangun oleh warga masyarakat.
“Konflik ini tidak hanya menimbulkan korban jiwa satu orang dan kerugian material yang lumayan besar akibat pembakaran, tetapi juga merusak tatanan sosial serta kekeluargaan yang telah kita bangun selama ini,” lanjutnya.
Munafri menekankan bahwa pertemuan itu merupakan bukti komitmen pemerintah bersama masyarakat untuk bergerak maju, menjadikan kejadian tersebut sebagai momentum refleksi dan pembelajaran bersama.
“Pertemuan ini adalah bukti komitmen bersama untuk berintrospeksi, mari kita jadikan kejadian ini sebagai pelajaran. Kita harus memahami akar permasalahan dan mencegah agar tidak terulang kembali,” tegasnya.





