MakassarNews

Terdepan dalam Digitalisasi Pembayaran, Pemkot Sabet Penghargaan BI 2025

Ia menambahkan, Pemkot Makassar dinilai berhasil meluncurkan Model Digitalisasi Pelayanan Publik yang telah mengintegrasikan sistem pembayaran non-tunai pada sejumlah layanan vital daerah, mulai dari terminal, PDAM, parkir hingga pasar tradisional.

“Digitalisasi pembayaran di pasar, terminal, air, dan parkir di Kota Makassar dikembangkan bersama Pemda dan penyedia jasa pembayaran sebagai model yang dapat direplikasi di daerah lain,” lanjut Rezki.

Diketahui, Penerapan QRIS di pasar dan terminal memang telah menjadi perhatian Pemkot Makassar sejak beberapa bulan terakhir.

BACA JUGA  Pemkot Makassar Tetapkan Zakat Fitrah 2026, Mulai Rp40 Ribu hingga Rp56 Ribu per Jiwa

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan bahwa digitalisasi merupakan langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi, akuntabilitas, dan pengawasan pendapatan daerah.

Ia menyebut, penggunaan QRIS memberi kemudahan bagi masyarakat dan pelaku usaha karena transaksi menjadi tepat, cepat, dan terekam otomatis.

“Dengan digitalisasi, celah permainan angka dapat diminimalisir. Semua transaksi tercatat, bisa ditelusuri, dan diawasi,” pungkas Munafri.

Munafri berharap capaian ini menjadi langkah awal yang mendorong penguatan implementasi digitalisasi Kota Makassar diseluruh sektor. Serta menjadi model penerapan digitalisasi daerah yang dapat direplikasi daerah lain dan terus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif berbasis teknologi.

BACA JUGA  Hadiri Kunker Komisi IV DPR RI, Aliyah Mustika Ilham Tegaskan Komitmen Perkuat Sinergi Ketahanan Pangan di Makassar

Lihat Semua

Previous page 1 2 3Next page

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button