
Munafri juga menyoroti berbagai tantangan modern yang dihadapi bangsa, mulai dari rivalitas geopolitik, krisis energi, disrupsi teknologi, hingga ancaman nonkonvensional seperti perang siber, radikalisme, dan bencana alam.
“Dalam situasi penuh ketidakpastian ini, semangat bela negara harus menjadi kekuatan kolektif seluruh warga Indonesia,” tegasnya.
Sambutan Prabowo yang dibacakan Munafri juga secara khususnya menyinggung peran strategis Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ketiga wilayah yang saat ini berada dalam masa-masa kritis dinilai memiliki kontribusi besar dalam memperkuat persatuan bangsa.
“Tanpa Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, sejarah bela negara tidak akan lengkap. Mereka adalah fondasi kuat yang menegaskan bahwa persatuan adalah kekuatan terbesar bangsa Indonesia,” kata Munafri.
Mengakhiri sambutannya, Munafri mengajak seluruh masyarakat untuk mewujudkan cinta tanah air melalui aksi nyata, seperti membantu sesama yang tertimpa bencana, menjaga ruang digital dari hoaks, memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, serta berkontribusi aktif dalam pembangunan sesuai peran masing-masing.





