
“Kita tetap memanfaatkan apa yang ada sepanjang memang punya loyalitas, pengabdian, dan dedikasi. Jadi nanti kita lengkapi dalam waktu singkat ini,” tuturnya.
“Jadi begini, nanti ini saya akan lapor sama Ketua Umum. Memang sekarang yang ketua hanya satu, SK itu hanya satu, saya sendiri,” lanjutnya.
Menanggapi dorongan mayoritas DPD II Golkar yang menginginkan percepatan Musda, Muhidin menegaskan hal tersebut akan segera ditindaklanjuti.
“Tanpa diminta, pasti kita percepat,” ujarnya.
Muhidin memastikan lokasi Musda akan digelar di Kota Makassar. Ia menyebut, arahan Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia jelas menekankan pentingnya persatuan internal.
“Di Makassar Musda, insya Allah,”katanya.
“Perintahnya bagaimana kita mempersatukan kader-kader yang ada di sini,” tambah Muhidin.
Terkait pembentukan kepanitiaan Musda, Muhidin menyebut akan dilakukan setelah penyempurnaan kepengurusan.
“Ya, setelah kita sempurnakan kepanitiaan sepenuhnya. Pengurus lama ini, pengurus baru nanti. Karena kalau tidak ada, dia kan sudah demisioner,” terangnya.
Muhidin juga mengakui bahwa soliditas Golkar Sulsel selama ini dinilai masih kurang, yang berdampak pada perolehan suara partai.





