
“Mereka mungkin tidak berdiri di mimbar, tetapi tanpa mereka BPOM tidak akan berfungsi. Dari tangan-tangan merekalah denyut pelayanan dan pengawasan tetap hidup setiap hari,” ungkap Taruna dengan penuh empati.
Kegiatan kick off ini turut dihadiri jajaran pimpinan dan pejabat BPOM, antara lain Sekretaris Utama BPOM Irjen Pol. Jayadi, Deputi Bidang Penindakan Irjen Pol. Tubagus Ade Hidayat, S.I.K., M.Sos., Deputi Bidang Pengawasan Pangan Elin Herlina, Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan, dan Kosmetik Mohamad Kashuri, Kepala Biro SDM BPOM Irwansyah, Staf Pakar Ahli Kepala BPOM dr. Wachyudi Muchsin, serta Pakar Ahli Kepala BPOM Bidang Kebijakan Pengawasan Sediaan Farmasi dan Pangan Olahan Nor Andi Arina Wati Arsyad, bersama para pejabat eselon di lingkungan BPOM.
Apresiasi terhadap transformasi BPOM juga datang dari pelaku industri. Managing Director PT Harsen Laboratories, Elsyeida Napitupulu, menyampaikan bahwa di era kepemimpinan Taruna Ikrar, BPOM telah menjelma menjadi lembaga regulator yang diakui dunia.
“Di bawah kepemimpinan Prof. Taruna Ikrar, BPOM tampil sebagai institusi yang menjulang secara global, membumi dalam pelayanan kepada masyarakat, dan mengakar kuat di dalam negeri untuk Indonesia,” ujarnya.





