
Ia menuturkan, selama puluhan tahun masyarakat harus bergantung pada penyeberangan feri untuk mobilitas antarwilayah.
Dengan hadirnya jalur darat ini, masyarakat memiliki alternatif akses yang lebih strategis dan berkelanjutan.
“Proyek ini saya inisiasi karena melihat kebutuhan akses masyarakat yang sudah lama bergantung pada feri. Kini, kita menghadirkan jalur darat yang diharapkan menjadi akses utama ke depan,” jelasnya.
Gubernur Andi Sudirman juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Vale atas kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan infrastruktur di Luwu Timur.
“Alhamdulillah, terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PT Vale atas kontribusinya bagi Luwu Timur. Proyek ini diharapkan mampu mempermudah mobilitas masyarakat, memperlancar distribusi hasil pertanian, mendorong aktivitas perdagangan, serta mempercepat pertumbuhan ekonomi wilayah,” katanya.
Sementara itu, Chief of Operation and Infrastructure Officer PT Vale, Abu Ashar, menyambut baik pembangunan Matano Belt Road dan menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung pembangunan daerah.
“Ini adalah hal yang baik. Mudah-mudahan ke depan dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh masyarakat. Ini merupakan bukti komitmen PT Vale dalam mendorong peningkatan ekonomi di Luwu Timur,” ujarnya.





