
Keberadaan Jembatan Sungai Malake dinilai sangat vital karena mampu memangkas waktu tempuh warga dari Kabupaten Wajo menuju Sidrap dan sebaliknya.
Jika sebelumnya masyarakat harus menempuh jalur memutar dengan waktu perjalanan lebih dari dua jam, kini akses tersebut dapat dilalui dengan jauh lebih singkat, aman, dan efisien.
Gubernur Andi Sudirman berharap, jembatan ini dapat memberikan manfaat besar dalam mendukung mobilitas orang, barang, dan jasa, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi serta aktivitas sosial masyarakat di kedua kabupaten.
“Mudah-mudahan jembatan ini membawa manfaat besar bagi masyarakat Sidrap dan Wajo, memperlancar aktivitas sehari-hari, serta memperkuat konektivitas antarwilayah,” pungkasnya.
(*)





