
Sementara, Kalak BPBD, Fadly menambahkan bahwa BPBD Makassar terus meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana, termasuk banjir.
Ia menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah, masyarakat, dan stakeholder terkait dalam mengelola sampah dan mencegah banjir.
“Karena tumpukan sampah dapat menyumbat drainase dan memperburuk dampak bencana, ini salah satu yang menyebabkan banjir,” ungkapnya.
“Mari kita semua ini saling edukasi tentang kebersihan dan ekonomi sirkular untuk mengurangi timbulan sampah dari sumbernya, menciptakan lingkungan lebih aman dan sehat,” sambungnya.
BPBD pun terus berkomitmen untuk terus mendukung upaya mitigasi bencana dan pengelolaan sampah di Kota Makassar.
Kegiatan Coffee Morning ini dihadiri oleh puluhan masyarakat Kecamatan Ujung Tanah. Diskusi pun berjalan dengan dinamis.
Diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah yang efektif dan mitigasi bencana.
(*)





