
TRG GIS Land Use mengadopsi prinsip ekonomi hijau, yaitu memperoleh nilai produksi dan penggunaan lahan yang optimal, sambil tetap memperhatikan penggunaan sumber daya lahan yang berkelanjutan demi kemakmuran.
TRG ini menekankan studi multidisiplin (biofisika, ekonomi, sosial, dan budaya) dalam konteks spasial.
Dalam pertemuan awal dengan CSIC melalui zoom, TRG GIS Land Use Unhas mengusulkan proyek yang secara langsung mendukung SDGs, khususnya pada aspek Life on Land (Target 15 SDGs).
Usulan ini difokuskan pada pengembangan pemanfaatan teknologi robotic dan Artificial Intelligence (AI) untuk pemetaan serta analisis penggunaan lahan.
Proyek bertajuk “Designing a 20-Year Forecasting Framework for Tropical Watershed–Coastal Systems Using Explainable AI and Remote Sensing Data” dirancang untuk membangun kerangka pemodelan berbasis AI guna menghasilkan prediksi jangka panjang terhadap dinamika ekosistem tropis.
“Awalnya kami tidak terlalu yakin proposal ini akan didanai, tetapi kami tetap menyusunnya dengan serius. Ternyata respons CSIC sangat positif dan progres kerja sama ini tergolong cepat,” ungkap Prof. Sumbangan.





