
Intensitas hujan yang tak kunjung reda mengakibatkan genangan cukup dalam di Kecamatan Biringkanaya.
Kondisi ini memaksa 356 jiwa dari 97 Kepala Keluarga (KK) untuk meninggalkan rumah mereka demi keselamatan.
Hingga Minggu malam pukul 23.41 WITA, para pengungsi tersebar di beberapa titik aman. Berikut adalah rincian kondisi di posko utama:
SD Paccerakkang: 201 Jiwa (55 KK)
Titik terbesar; terdapat bayi, balita, dan lansia.
Kantor Lurah Katimbang: 61 Jiwa (17 KK)
Termasuk 2 ibu hamil dan 7 balita.
Masjid Lailatul Qadar (Blok AF): 39 Jiwa (10 KK)
Terdapat 1 ibu hamil dan 1 lansia.
Masjid Nurul Ikhlas (Kodam 3): 18 Jiwa (4 KK)
Didominasi orang dewasa dan balita.
Sinergi Penanganan dan Pemenuhan Kebutuhan Dasar
BPBD Kota Makassar memastikan bahwa penanganan di pengungsian, tidak dilakukan sendiri. Sinergi dibangun bersama:
Dinas Sosial: Menjamin ketersediaan logistik dan pemenuhan kebutuhan dasar makanan.
Dinas Kesehatan: Melakukan pemantauan kesehatan secara berkala bagi pengungsi, terutama kelompok rentan (ibu hamil, bayi, dan lansia).
TNI/Polri & Pemerintah Setempat: Menjaga keamanan lokasi dan membantu mobilitas warga di area terdampak.





