
Ia juga mendorong sinergi aktif FKPPI dengan pemerintah daerah, TNI–Polri, serta organisasi lainnya guna menjaga kondusivitas wilayah di Sulawesi Selatan.
Dalam arahannya, Aliyah Mustika Ilham turut memberi penekanan pada beberapa bidang strategis, seperti, Penguatan peran pemuda, mahasiswa, olahraga, GM FKPPI, dan Satgas FKPPI, Pengembangan peran perempuan dan perlindungan anak melalui Wanita FKPPI
Pembentukan HIPWI Sulawesi Selatan melalui bidang ekonomi dan UMKM, dan Penguatan kemandirian organisasi.
Aliyah Mustika Ilham juga menyampaikan rencana pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) pasca-Idulfitri, yang direncanakan berlangsung di Kabupaten Bulukumba.
Sementara itu, Dewan Penasehat FKPPI Sulsel, Ilham Arief Sirajuddin (IAS), dalam arahannya menyoroti pentingnya mengembalikan eksistensi FKPPI di tengah masyarakat, bukan sekadar menjadi organisasi seremonial atau alumni semata.
“FKPPI harus kembali menjadi organisasi yang diperhitungkan. Programnya tidak perlu muluk-muluk, tapi menyentuh substansi dan kebutuhan nyata anggota. Rakerda nanti harus menjadi momentum kebangkitan,” ujar IAS.





