
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Makassar, melalui Dinas Kebudayaan, terbuka terhadap berbagai bentuk kolaborasi dengan komunitas dan organisasi kepenulisan, termasuk IPMI, dalam rangka memperkaya ekosistem kebudayaan kota.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu melahirkan program-program literasi yang berkelanjutan dan berdampak langsung bagi masyarakat.
Melalui audiensi ini, kedua belah pihak sepakat bahwa sastra dan literasi tidak hanya berfungsi sebagai media ekspresi, tetapi juga sebagai instrumen strategis dalam membangun peradaban kota yang berakar pada nilai-nilai budaya dan religius.
Pemerintah Kota Makassar pun berharap komunikasi dan kerja sama yang terjalin dapat terus ditingkatkan guna mendukung visi pembangunan kebudayaan yang berdaya saing dan berkelanjutan.
(*)





