
“Selama ini kita sering mengagungkan toleransi dan perbedaan. Tapi malam ini, inklusivitas dan toleransi itu nyata di depan mata kita bersama,” ujar Munafri dalam sambutannya.
Ia menegaskan, Perayaan Natal ini tidak hanya ditujukan untuk memberikan kebahagiaan kepada umat Kristiani di lingkup Pemerintah Kota Makassar, melainkan sebagai bentuk penghormatan dan empati antarumat beragama dalam kehidupan masyarakat yang majemuk.
Menurut Munafri, perbedaan yang ada di tengah masyarakat sejatinya hanya terletak pada perbedaan ideologi dan keyakinan, bukan pada nilai kemanusiaan. Perbedaan tersebut, kata dia, justru memperkaya cara pandang dalam menyelesaikan berbagai persoalan bersama.
“Perbedaan di antara kita bukan untuk ditumpuk dan dibesarkan. Justru dari perbedaan itulah kita bisa melihat persoalan dari sudut pandang yang berbeda. Dan itu adalah anugerah besar dari Tuhan,” tegasnya
Perayaan yang digelar perdana dimasa periode pertama kepemimpinan MULIA ini, menghadirkan semangat kebersamaan lintas iman, mempertemukan ASN dalam suasana penuh sukacita, saling menghormati, dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.





