
Selain itu, satu body part atau potongan tubuh juga telah ditemukan dan diserahkan kepada tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri pada Rabu (21/1/2026) malam untuk proses identifikasi lebih lanjut.
Enam korban lainnya ditemukan pada hari keenam pencarian dengan kondisi yang memerlukan penanganan khusus.
“enam korban yang ditemukan hari ini kondisinya tidak utuh. Ada setengah badan, ada kepala, dan bagian tubuh lainnya. Untuk visualisasi dan identifikasi, nanti akan ditentukan oleh tim DVI,” jelasnya.
Muh Arif menegaskan, Operasi SAR akan ditutup setelah satu korban terakhir berhasil ditemukan.
“Kalau kita dapat satu lagi, Operasi SAR ditutup karena korban sudah lengkap, total sepuluh orang,” tegasnya.
Meski demikian, ia menyebut Operasi SAR masih memiliki batas waktu sesuai ketentuan yang berlaku dan dapat diperpanjang apabila kondisi di lapangan mengharuskan.
“Perpanjangan tergantung keputusan Kabasarnas,” tambahnya.
Terkait puing-puing pesawat, Muh Arif menyampaikan bahwa serpihan badan pesawat ditemukan berserakan di sekitar lokasi penemuan korban.
“Puing-puing berada di sekitar korban. Yang paling jauh sekitar 49 meter, sementara lainnya berjarak 20 hingga 30 meter,” ungkapnya.





