
Dirinya juga menyampaikan imbauan tegas terkait informasi kelulusan peserta. Dimana, informasi ini hanya bisa diketahui oleh masing-masing siswa pemilik akun. Sehingga, dirinya mengingatkan para siswa untuk tidak mudah percaya kepada oknum yang bisa memberikan atau menjanjikan kelulusan.
“Seluruh informasi resmi, mulai dari kelulusan hingga besaran UKT, hanya dapat diakses melalui akun portal masing-masing siswa. Jangan percaya kepada pihak manapun yang mengaku dapat meluluskan,” tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, Prof. Risma mengingatkan siswa untuk mencermati pilihan kampus dan program studi. Ia menjelaskan bahwa Unhas memiliki beberapa kampus yang bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk penyelenggaraan program studi tertentu, lengkap dengan fasilitas pendukung pembelajaran.
Sementara itu, Kepala Career Center Unhas, Burhan Kadir, S.S., M.A., memaparkan jalur mandiri Unhas, khususnya Program Optimalisasi Seleksi Kemampuan (POSK), sebagai alternatif bagi siswa yang belum berhasil melalui jalur seleksi nasional.
Sesi tanya jawab berlangsung aktif. Salah satu siswa menanyakan relevansi sertifikat pendukung dengan program studi yang akan dipilih dalam proses seleksi. Menanggapi hal tersebut, Prof. Risma menjelaskan, sertifikat tidak harus linier dengan program studi yang dituju, selama mencerminkan potensi dan prestasi siswa.





