
“Di Kampung KB ini, keluarga mendapatkan edukasi tentang pola asuh, kesehatan ibu dan anak, serta pentingnya data kependudukan yang akurat melalui Rumah Data. Semua ini penting untuk perencanaan pembangunan ke depan,” tambahnya.
Selain gagasan strategis, kunjungan kerja ini juga mencakup pemantauan operasional program nyata seperti Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan Program Makan Bergizi (MBG) bagi ibu hamil dan ibu menyusui di Kelurahan Bangkala.
Kehadiran program-program tersebut bertujuan memberikan layanan langsung dan berdampak kepada masyarakat di tingkat akar rumput.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, yang turut mendampingi kunjungan menyampaikan dukungan pemerintah kota terhadap implementasi Kampung KB.
Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan komunitas dalam menangani isu kependudukan serta memperkuat ketahanan keluarga di tengah dinamika demografis yang kompleks.
Melalui kegiatan ini, kedua pihak berharap Kampung KB Manggala dapat menjadi contoh praktik baik yang dapat direplikasi di wilayah lain sebagai upaya memperkuat kualitas kehidupan keluarga serta mendukung pencapaian tujuan pembangunan sumber daya manusia Indonesia.





