
Angka ini belum termasuk tambahan dukungan APBN melalui berbagai skema pembiayaan yang difasilitasi Pemprov Sulsel ke pemerintah pusat.
Anggaran pembangunan tersebut diarahkan untuk memperkuat infrastruktur strategis, mulai dari peningkatan konektivitas jalan, penguatan jaringan irigasi, hingga pembangunan fasilitas layanan kesehatan regional yang representatif.
Salah satu porsi anggaran terbesar dialokasikan melalui skema Multi Years Contract (MYC) dengan nilai hampir Rp 400 miliar. Anggaran tersebut menjadi alokasi MYC terbesar dibandingkan wilayah lain di Sulsel.
Program MYC ini mencakup pembangunan satu unit rumah sakit regional modern dan terlengkap di Kabupaten Luwu.
Selain itu ada penanganan jaringan irigasi sepanjang 58.540 meter untuk mendukung daerah irigasi seluas sekitar 11.000 hektare, serta peningkatan jalan strategis kewenangan provinsi sepanjang lebih dari 35 kilometer.
Selain melalui APBD, dukungan APBN untuk sektor pertanian di Luwu Raya mencapai Rp 107 miliar. Melalui skema Instruksi Jalan Daerah (IJD), Pemprov Sulsel turut mengintervensi pembukaan akses menuju Kecamatan Seko, Kabupaten Luwu Utara, sepanjang 15,45 kilometer.





