NewsRegionalRegionalSulawesi

Perkuat Sinergi, Kemendukbangga/BKKBN Sulsel Terapkan Strategi Baru Dongkrak Kinerja PKB dan Program MBG 3B

SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR — Mengawali bulan Februari 2026 dengan semangat transformasi, Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan, menggelar Apel Pagi Rutin pada Senin (2/2/2026) sebagai salah satu langkah untuk memperkuat koordinasi internal serta meningkatkan efektivitas program kerja di wilayah.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Perwakilan (Kaper) Kemendukbangga/BKKBN Sulsel, Shodiqin, SH., MM, menegaskan langkah strategis baru guna mengoptimalkan pelayanan publik di seluruh Wilayah Sulawesi Selatan.

Ia memaparkan inovasi yang dirancang untuk memastikan kinerja staf di kantor perwakilan dan di lapangan berjalan lebih sinkron dengan target nasional.

Salah satu kebijakan yang diperkenalkan adalah bahwa setiap satu staf kantor perwakilan, akan bertindak sebagai penghubung (liaison officer) bagi beberapa Petugas Keluarga Berencana (PKB) dan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB).

BACA JUGA  Grand Opening Café Depal PKN, Munafri Dorong Sinergi Politik dan Pemberdayaan Ekonomi

Menurut Shodiqin, dengan adanya penghubung khusus ini, proses koordinasi antar petugas serta alur informasi dapat berjalan lebih cepat dan efektif, sehingga kendala di lapangan dapat diatasi tanpa menunda pelayanan kepada masyarakat.

Apel pagi itu juga digunakan untuk memperlihatkan perkembangan program unggulan di Sulsel, terutama Program MBG 3B (Makan Bergizi Gratis) yang terus menunjukkan tren positif.

Data yang dipaparkan menunjukkan bahwa 513 SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) telah resmi beroperasi. 172 SPPG aktif mendistribusikan bantuan secara masif. Lebih dari 64.000 Penerima Manfaat telah merasakan dampak langsung dari program ini.

BACA JUGA  Pastikan Program MBG Tepat Sasaran, Kemendukbangga/BKKBN Sulsel Perkuat Validasi Data Bottom-Up

Hal ini mencerminkan bahwa distribusi bantuan gizi telah makin terstruktur dan terarah, sejalan dengan upaya pemerintah pusat dalam menangani isu kesehatan dan gizi ibu serta anak di wilayah.

Menurut Shodiqin, pencapaian tersebut sekaligus menjadi bukti komitmen kuat dalam mendukung visi Presiden RI Prabowo Subianto untuk menciptakan generasi yang lebih sehat dan bebas dari stunting melalui pemenuhan gizi yang terukur.

Dengan langkah koordinasi yang lebih terpadu serta integrasi data yang lebih baik antara staf kantor perwakilan dan petugas di lapangan, Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Sulsel berharap wilayah ini dapat terus menjadi pionir dalam keberhasilan program pembangunan keluarga dan kependudukan di tingkat nasional.

(*)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button