
SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR — Gubernur Sulawesi Selatan melakukan kunjungan resmi ke Singapura bersama tiga bupati asal provinsi tersebut dalam rangka memperluas kesempatan kerja sama strategis serta promosi potensi daerah di tingkat internasional.
Agenda ini mencakup pertemuan dengan pihak mitra di Singapura sekaligus partisipasi dalam forum internasional terkait investasi, teknologi, serta konektivitas kawasan.
Kegiatan yang menjadi bagian dari kunjungan tersebut adalah keikutsertaan dalam Singapore Airshow 2026, sebuah ajang pameran dirgantara kelas dunia yang digelar di Changi Exhibition Centre, Singapura, pada 3–6 Februari 2026.
Dalam kesempatan itu, salah satu kepala daerah, yakni Bupati Kepulauan Selayar Muhammad Natsir Ali, turut hadir mendampingi Gubernur sebagai bagian dari delegasi resmi.
Kunjungan kerja ini dipandang sebagai kesempatan untuk memperkenalkan potensi investasi, akses udara, dan konektivitas wilayah antara Sulawesi Selatan dengan mitra global.
Agenda promosi tersebut juga mencakup kunjungan ke booth PT Dirgantara Indonesia (PTDI) serta pertemuan dengan berbagai pihak pelaku industri guna membuka peluang kolaborasi yang lebih luas di sektor strategis.
Dalam aktivitas tersebut, Gubernur dan jajaran pemerintah daerah membawa aspirasi pembangunan kepada pengusaha dan mitra internasional melalui pendekatan langsung, di mana Sulawesi Selatan memperkenalkan potensi sektor unggulan seperti perikanan, pariwisata, infrastruktur, serta inovasi lain yang relevan bagi investor asing dan pengembangan industri domestik di provinsi itu.
Salah satu peserta rombongan menjelaskan bahwa tujuan utama dari kunjungan kerja ini adalah untuk menguatkan sinergi promosi potensi Sulawesi Selatan di tingkat global serta mendorong partisipasi industri lokal dalam jaringan pasar internasional.
“Kehadiran kita dalam forum seperti ini juga menjadi kesempatan untuk memperkuat jaringan kerja sama strategis, menarik investasi, dan membuka peluang akses pasar baru bagi pelaku usaha di Sulawesi Selatan,” katanya.
Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah provinsi, daerah, serta stakeholder terkait, sejalan dengan kebijakan Sulawesi Selatan untuk semakin memperluas jaringan kerja sama internasional demi percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat lokal.
Rombongan juga dijadwalkan melakukan sejumlah pertemuan bilateral untuk membahas rencana tindak lanjut kerja sama dalam waktu dekat setelah kembali ke tanah air.
(*)





