
Berdasarkan sektor usaha, lima besar realisasi investasi di Sulawesi Selatan berasal dari sektor pertambangan; perumahan, kawasan industri, dan perkantoran; perdagangan dan reparasi; transportasi, pergudangan, dan komunikasi; serta industri makanan.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Sulawesi Selatan, Asrul Sani, menegaskan bahwa tren positif tersebut menunjukkan daya saing daerah yang semakin menguat.
“Secara keseluruhan, data tahun 2025 menunjukkan bahwa Sulawesi Selatan terus memperkuat posisinya sebagai destinasi investasi yang menarik di Indonesia, didukung oleh kekuatan sektor primer dan kepercayaan investor domestik maupun mancanegara,” ungkapnya.
Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan di bawah kepemimpinan Gubernur Andi Sudirman Sulaiman dan Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi terus mendorong berbagai langkah strategis untuk meningkatkan investasi, salah satunya melalui kemudahan perizinan usaha.
“Sesuai arahan Bapak Gubernur dan Ibu Wakil Gubernur, bagaimana kemudahan pelayanan perizinan. Sehingga investor ingin menanamkan modalnya di sini, bukan hanya berdampak dalam geliat perekonomian daerah, tapi juga membuka peluang lapangan kerja bagi masyarakat di Sulawesi Selatan,” pungkasnya.





