NewsSport

Barcelona Resmi Keluar dari European Super League, Real Madrid Menjadi Satu-Satunya Tim yang Tersisa

SOLUSIMEDIA.ID — Klub sepak bola FC Barcelona mengumumkan secara resmi bahwa mereka menarik diri dari proyek kompetisi European Super League (ESL), sebuah inisiatif kontroversial yang sempat digagas untuk menjadi alternatif atau pelengkap kompetisi kasta klub utama di Eropa.

Dengan keputusan ini, rival abadi mereka, Real Madrid, kini menjadi satu-satunya klub pendiri yang masih mendukung proyek tersebut.

Pernyataan resmi Barcelona yang dirilis pada akhir pekan menyatakan, “FC Barcelona announces that today it has formally communicated to the European Super League Company and the clubs involved of its withdrawal from the European Super League project.” Kalimat ini menegaskan bahwa klub telah memberi tahu secara formal kepada pihak penyelenggara dan semua klub yang sebelumnya terlibat mengenai keputusan untuk mundur dari proyek tersebut.

BACA JUGA  Munafri Arifuddin Nyalakan Obor Pertama dalam Festival Muharram 1447 H

European Super League awalnya diumumkan pada tahun 2021 dan melibatkan 12 klub elit Eropa, termasuk Barcelona, Real Madrid, Atletico Madrid, serta enam klub dari Liga Primer Inggris dan tiga klub dari Serie A Italia.

Namun rencana ini menghadapi penolakan keras dari suporter, federasi sepak bola nasional, serta badan pengatur kompetisi seperti UEFA yang berujung pada penarikan mayoritas peserta sejak awal.

Barcelona sendiri sudah menjadi salah satu pendukung utama ESL sejak awal, namun dalam perkembangannya dukungan terhadap proyek tersebut terus merosot.

Klub sempat mempertahankan keterlibatannya meski sejumlah peserta lain mundur bertahap.

Hingga akhirnya, pada tanggal 7 Februari 2026, Blaugrana memutuskan untuk tidak lagi terlibat dalam ESL, menyusul penurunan signifikan dalam dukungan dan relevansi kompetisi ini dalam lanskap sepak bola Eropa.

BACA JUGA  Pemkot Makassar Terima 1.000 Bibit Pohon dari BMPD Peduli pada Ajang Sulawesi Run 2025

Keputusan keluar dari ESL juga mencerminkan perubahan arah Barcelona dalam menjalin kerja sama dengan struktur kompetisi yang diakui oleh badan sepak bola resmi Eropa, termasuk UEFA.

Perubahan ini diambil di tengah upaya klub untuk memperbaiki hubungan dengan organisasi sepak bola benua tersebut serta menyesuaikan strategi kompetisi mereka ke depannya.

Dengan langkah ini, proyek European Super League yang sempat menjadi pembicaraan hangat di kalangan penggemar dan pelaku sepak bola kini berada dalam fase penurunan signifikan, karena hampir seluruh klub pendiri telah mengundurkan diri.

Sementara itu, Real Madrid tetap menjadi satu-satunya klub yang masih secara terbuka mendukung inisiatif tersebut, meskipun tidak banyak klub lain yang mengikuti dalam beberapa bulan terakhir.

(*)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button