
“Koperasi Desa Merah Putih didesain menjadi instrumen ekonomi baru yang produktif dan melibatkan masyarakat sebagai pelaku usaha, bukan sekadar penerima manfaat,” ujar Ferry usai menerima penghargaan, Minggu malam (8/2).
Acara penganugerahan turut dihadiri Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak, Wakil Menteri Hak Asasi Manusia Mugiyanto, serta Ketua Umum JMSI Teguh Santosa. Hadir pula perwakilan kepala daerah, anggota DPRD, serta pengurus dan anggota JMSI dari berbagai daerah di Indonesia.
Golden Leader Award yang diterima Menkop Ferry merupakan bentuk pengakuan JMSI atas konsistensinya dalam mendorong penguatan kelembagaan koperasi, memperluas partisipasi masyarakat, serta membangun kemitraan strategis dengan insan pers. Sinergi antara pemerintah dan media dinilai berperan penting dalam meningkatkan keterbukaan informasi dan literasi publik tentang koperasi.
Menkop Ferry menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas penghargaan tersebut. Ia menilai JMSI telah menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung gerakan koperasi melalui pemberitaan yang edukatif dan konstruktif.
“Penghargaan ini bukan pencapaian pribadi, melainkan dorongan untuk memperkuat kolaborasi antara pemerintah, koperasi, dan media. Pers adalah mitra strategis dalam membangun literasi ekonomi masyarakat,” katanya.





