
SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR – Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar, A. Irwan Bangsawan, melakukan peninjauan ke tiga Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Mariso guna memastikan kesiapan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi sasaran 3B (10/2/2026).
Kegiatan ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah memastikan seluruh tahapan pelaksanaan program berjalan optimal, terkoordinasi, dan tepat sasaran.
Peninjauan tersebut difokuskan pada kesiapan operasional SPPG dalam mendukung penyaluran MBG kepada kelompok sasaran 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD. DPPKB Kota Makassar terus melakukan koordinasi dan pendampingan agar pelaksanaan program dapat berjalan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah.
Dalam kunjungan tersebut, A. Irwan Bangsawan meninjau langsung kesiapan sarana dan prasarana, mekanisme distribusi, serta proses koordinasi antara SPPG dan pihak terkait. Menurutnya, kesiapan yang matang menjadi faktor penting untuk memastikan layanan pemenuhan gizi dapat diterima oleh masyarakat secara efektif dan berkelanjutan.
Penyaluran Program Makan Bergizi Gratis bagi sasaran 3B di wilayah Kecamatan Mariso direncanakan akan segera dilaksanakan setelah seluruh persiapan teknis dan administrasi dinyatakan siap. Langkah ini dilakukan untuk memastikan program dapat berjalan dengan baik serta memberikan manfaat maksimal bagi kelompok sasaran yang membutuhkan intervensi gizi.
Berdasarkan hasil peninjauan, tiga SPPG yang berada di Kecamatan Mariso saat ini masih memfokuskan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis untuk peserta didik di lingkungan sekolah. Salah satu pengelola SPPG Nuri menjelaskan bahwa pihaknya masih memprioritaskan penyaluran MBG kepada siswa sebagai tahap awal pelaksanaan program sebelum diperluas kepada sasaran 3B.
Meski demikian, DPPKB Kota Makassar terus mendorong percepatan koordinasi dan pemutakhiran data calon penerima manfaat agar pelaksanaan MBG bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan balita dapat segera direalisasikan.
Upaya tersebut dilakukan sebagai bagian dari strategi pemerintah dalam meningkatkan status gizi masyarakat sekaligus mendukung percepatan penurunan stunting di Kota Makassar.
A. Irwan Bangsawan menegaskan bahwa DPPKB akan terus melakukan pemantauan dan pendampingan terhadap seluruh SPPG yang ada di Kota Makassar untuk memastikan program berjalan sesuai target.
Melalui kolaborasi yang kuat antara pemerintah, SPPG, tenaga kesehatan, dan berbagai pihak terkait, Program Makan Bergizi Gratis diharapkan dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya kelompok rentan yang menjadi sasaran prioritas program. (*)





