NewsSport

Penuhi Statuta Klub, Laporta Mundur dari Jabatan Presiden Barcelona

SOLUSIMEDIA.ID, BARCELONA — Presiden FC Barcelona, Joan Laporta, secara resmi mengundurkan diri dari jabatannya pada Senin (9/2/2026) sebagai bagian dari langkah formal untuk memenuhi syarat maju kembali dalam pemilihan presiden klub yang dijadwalkan pada 15 Maret 2026.

Keputusan ini diambil sesuai dengan ketentuan statuta klub dan diumumkan dalam pertemuan resmi Dewan Direksi Barcelona di Spotify Camp Nou, markas besar klub asal Catalonia itu.

Menurut statuta klub, pengunduran diri Laporta merupakan hal yang wajib bagi setiap presiden aktif yang ingin mencalonkan diri kembali.

“Sesuai dengan Pasal 42.f Statuta FC Barcelona, presiden Joan Laporta telah mengundurkan diri agar memenuhi syarat untuk mencalonkan diri dalam pemilihan Dewan Direksi yang akan digelar pada 15 Maret,” bunyi pernyataan resmi klub.

Langkah ini juga diikuti oleh sejumlah anggota Dewan Direksi Barcelona yang memilih mengundurkan diri untuk berpartisipasi dalam proses pemilihan ulang.

Para pejabat yang mengajukan pengunduran diri termasuk Wakil Presiden Bidang Kelembagaan Elena Fort, Wakil Presiden Bidang Sosial Antonio Escudero, serta direktur Ferran Olive, Josep Maria Albert, Javier Barbany, Miquel Camps, Aureli Mas, Xavier Puig, dan Joan Soler i Ferré.

BACA JUGA  OJK Dorong Transparansi Aset Negara Melalui Lelang Mobil Dinas di Makassar

Setelah pengunduran diri resmi ini dikonfirmasi, struktur pengurus klub mengalami penyesuaian sementara.

Rafael Yuste ditunjuk sebagai presiden interin sampai pemilihan presiden baru selesai, dengan anggota dewan lainnya seperti Josep Cubells sebagai wakil presiden dan sekretaris, serta Alfons Castro sebagai bendahara.

Komposisi susunan pengurus baru ini akan tetap menjalankan fungsi operasional dan administratif hingga akhir masa jabatan yang dijadwalkan berakhir pada 30 Juni 2026.

Pengunduran diri Laporta sekaligus menandai dimulainya proses kampanye menuju pemilihan presiden klub.

Sebagai presiden yang telah memimpin Barcelona sejak Maret 2021, Laporta menyatakan siap untuk mencalonkan diri kembali dengan harapan mendapatkan mandat baru dari anggota (socios) klub.

Dalam pernyataannya kepada media internal klub, Laporta menekankan rasa bangganya atas perkembangan dan kemajuan yang dicapai Barcelona sepanjang masa jabatannya.

BACA JUGA  Wali Kota Munafri Buka Parade Singara’ Bulang HUT Kota ke-418, Sukses Representasikan Harmoni Budaya Makassar

“Saya meninggalkan jabatan ini dengan rasa bangga,” ungkap Laporta, menyoroti perubahan struktural, prestasi kompetitif, dan stabilitas finansial yang dicapai selama ia memimpin klub tersebut.

Laporta juga disebutkan menyatakan bahwa klub kini berada “dalam keadaan lebih baik daripada lima tahun lalu”, berkat kerja keras dan keputusan yang sulit namun mutlak diambil demi kepentingan klub secara keseluruhan.

Selain pencapaian administratif dan finansial, periode kepemimpinan Laporta juga diwarnai proyek besar seperti kerja mempercepat renovasi Spotify Camp Nou yang menjadi simbol kebangkitan kembali klub dan menarik dukungan dari komunitas internasional.

Dengan mundurnya Laporta, Barcelona memasuki fase penting lainnya dalam sejarahnya — yaitu persaingan pemilihan presiden yang akan menentukan arah klub dalam beberapa tahun ke depan.

Para anggota klub (socios) akan memilih calon pemimpin yang akan membawa Barcelona melanjutkan tradisi prestasi di pertandingan domestik maupun kompetisi Eropa.

(*)

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button