
Sementara itu, Ketua Umum Dewan Pengurus Korpri Nasional, Zudan Arif Fakrulloh, menegaskan bahwa MTQ Korpri memiliki makna strategis dalam membangun karakter ASN. Ia menyebut tiga pilar utama pelaksanaan MTQ.
“Pilar pertama adalah pilar persaudaraan. Kita ingin memperkuat persaudaraan dari 6,5 juta ASN kita,” ujarnya.
MTQ, kata Zudan, menjadi ruang pemersatu ASN lintas kementerian, lembaga, provinsi, hingga kabupaten/kota. Pilar kedua adalah kolaborasi.
“Bagaimana Korpri Pusat, kementerian, lembaga, dan kabupaten/kota bisa tumbuh bersama-sama,” katanya.
Pilar ketiga adalah kecintaan terhadap Al-Qur’an. “Saya meyakini Ibu-Bapak ASN semua yang hadir malam hari ini, di hatinya ada tiga landasan itu, pilar persaudaraan, pilar kolaborasi, dan pilar kecintaan terhadap Al-Qur’an,” ucapnya.
Zudan juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Makassar dan menyebut Sulawesi Selatan semakin meneguhkan posisinya sebagai pusat pelaksanaan MTQ Korpri.
Ia mengenang masa pandemi Covid-19 ketika MTQ sempat direncanakan ditiadakan, namun ASN meminta agar tetap digelar secara virtual.
“Pada saat Covid-19, kita ingin tidak mengadakan, tetapi para ASN protes, minta diadakan MTQ virtual. Bayangkan kecintaan para ASN sampai MTQ pun dimintakan virtual,” tuturnya.





