
“Festival Mulia Ramadan menjadi momentum mempererat silaturahmi dan menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Di bulan suci ini, mari kita jadikan Makassar sebagai kota yang penuh berkah, kebersamaan, dan semangat berbagi,” ujarnya.
Aliyah menilai, kegiatan yang dipusatkan di kawasan Masjid Terapung Losari tersebut tidak hanya menghadirkan suasana religius, tetapi juga menjadi wadah interaksi sosial yang positif.
Berbagai rangkaian kegiatan keagamaan dan partisipasi pelaku UMKM dinilai mampu menghadirkan nuansa Ramadan yang lebih semarak dan inklusif.
Ia berharap festival ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan setiap tahunnya, sekaligus menjadi agenda yang memperkuat identitas Makassar sebagai kota yang religius dan menjunjung tinggi nilai kebersamaan.
“Kita ingin Ramadan di Makassar tidak hanya terasa khusyuk dalam ibadah, tetapi juga hangat dalam kebersamaan,” tambahnya.
(*)





