
SOLUSIMEDIA.ID – Di tengah dinamika bisnis yang semakin kompleks dan ketidakpastian global yang meningkat, kemampuan mengelola risiko menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan perusahaan.
Risiko kini tidak lagi dipandang semata sebagai ancaman, melainkan sebagai faktor strategis yang perlu dipahami, diantisipasi, dan dikelola secara sistematis agar bisnis tetap tangguh.
Mengapa Manajemen Risiko Semakin Penting?
Menurut Global Risks Report 2025 yang dirilis oleh World Economic Forum, dunia menghadapi lanskap risiko yang semakin saling terhubung.
Ketidakstabilan geopolitik, disinformasi, peningkatan risiko siber, serta dampak perubahan iklim menjadi ancaman utama dalam beberapa tahun ke depan.
Di Indonesia, risiko siber menunjukkan tren peningkatan signifikan. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat kerugian masyarakat akibat penipuan digital dan kejahatan siber mencapai Rp8,2 triliun dalam periode November 2024 hingga November 2025.
Angka tersebut mencerminkan besarnya eksposur risiko digital yang juga dihadapi pelaku usaha.
Sementara itu, perubahan iklim memunculkan risiko jangka panjang berupa cuaca ekstrem, gangguan rantai pasok (supply chain), hingga dampak kesehatan dan ekonomi, terutama di negara berkembang.





