
Selain riset terapan, kerja sama ini mencakup program pertukaran mahasiswa (student exchange) dan pengembangan startup innovation program pada bidang mangrove dan akuakultur.
Kolaborasi akademik ini diharapkan memperkuat transfer pengetahuan dan teknologi sekaligus membuka peluang skema double degree.
Dari sisi kebijakan, proyek ini juga menargetkan penyusunan policy recommendation berbasis hasil riset lapangan.
Rekomendasi tersebut diharapkan menjadi referensi dalam pengelolaan kawasan mangrove dan tambak yang produktif tanpa mengabaikan keseimbangan ekosistem.
Kunjungan Prof. Kazuhiko Koike menandai penguatan kolaborasi internasional Unhas dan Hiroshima University dalam membangun model pengelolaan pesisir berkelanjutan.
Melalui sinergi riset, pendidikan, dan inovasi, kedua institusi dapat memberikan kontribusi nyata terhadap penguatan ekonomi biru (blue economy) dan ketahanan ekosistem pesisir Indonesia.
Kegiatan ini ditutup dengan diskusi bersama, turut hadir Wakil Rektor Bidang Kemitraan, Inovasi, Kewirausahaan, dan Bisnis (Prof. Dr. Eng. Adi Maulana, S.T., M.Phil), Ketua LPPM (Prof. dr. Muh. Nasrum Massi, Ph.D., Sp.MK(K)), Ketua Tim Peneliti (Prof. Dr. Ir. Iqbal Djawad, M.Sc).





