
SOLUSIMEDIA.ID, MAKASSAR — Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Andi Zulkifly, menyatakan rencana pengadaan handy talky (HT) bagi lurah dan camat akan diusulkan melalui skema perubahan anggaran tahun berjalan.
Hal tersebut disampaikan Andi Zulkifly usai memimpin rapat koordinasi terkait cipta kondisi ketentraman dan ketertiban umum Kota Makassar di Ruang Sekda, Kantor Balai Kota Makassar, Kamis (19/2).
Menurutnya, kebutuhan perangkat komunikasi tersebut dinilai mendesak untuk menunjang efektivitas koordinasi di lapangan, khususnya dalam merespons persoalan secara cepat dan langsung.
“Insya Allah, tetapi penganggarannya tentu harus kita rencanakan pada perubahan anggaran. Saya kira kebutuhan lurah dan camat untuk berkoordinasi langsung menggunakan HT memang sangat perlu,” ujar Andi Zulkifly.
Mantan Camat Ujung Pandang itu menjelaskan, penggunaan HT dianggap lebih efisien dibandingkan komunikasi melalui grup WhatsApp (WA), yang dinilai memerlukan waktu dalam penyampaian serta respons pesan.
“Karena kalau melalui grup WA itu kan butuh proses waktu. Kalau melalui HT bisa langsung, direct. Jadi camat dan lurah tinggal standby menggunakan komunikasi itu,” jelasnya.
Ia menambahkan, usulan pengadaan HT tersebut akan terlebih dahulu disampaikan kepada Wali Kota Makassar untuk mendapatkan persetujuan. Jika disetujui, maka penganggaran akan dimasukkan dalam perubahan APBD.
“Nanti kita coba sampaikan ke Pak Wali dulu. Mudah-mudahan kalau disetujui, akan kita anggarkan di perubahan,” pungkasnya.
Pengadaan HT ini diharapkan mampu memperkuat sistem komunikasi lintas wilayah, terutama dalam mendukung stabilitas ketentraman dan ketertiban umum di Kota Makassar.
(*)





